Trying to Conceive III


Source : Pinterest


Hi! 

Setelah sekian lama akhirnya aku berniat menulis lagi soal TTC ku. Mungkin bagi yang belum tahu riwayatku sebelumnya, bisa cek di post Trying to Conceive I dan II untuk detail sebelumnya.
Jadi... dulu aku sempat didiagnosa PCOS, dan telah melakukan pengobatan selama 6 bulan. Karena satu dan lain hal akhirnya aku dan suami memutuskan istirahat sejenak dan menikmati kehidupan sesantai mungkin.

Source : Pinterest

4 bulan kemudian, waktu menstruasi hari pertama, aku merasakan sakit yang luar biasa, rasanya seperti ditusuk-tusuk, sampai tidak bisa berjalan tegak dan tidak bisa turun tangga. Akhirnya setelah menstruasi selesai, aku memberanikan diri periksa ke dokter lagi. Kali ini kami mencoba dr. Ari Sutanto, SPog, K (Fer) di RS Telogorejo Semarang. Dan dari hasil pemeriksaan ditemukan ada kista di dalam indung telur kanan, dicurigai kista coklat (endometriosis). Kista ini ditemukan dengan diameter 3cm. Pantas saja sakit sekali waktu menstruasi. Hiks.

Awal tahu, shock luar biasa. Selain itu setelah pemeriksaan dengan suatu tes oleh dokter, diketahui saluran tuba falopi sebelah kanan juga buntu. Rasanya udah hancur lebur waktu itu. Selain itu aku juga belum tahu apakah PCOS ku sudah hilang atau belum.

Akhirnya dokter memutuskan untuk terapi dengan obat untuk mengecilkan kista. Tidak dianjurkan untuk operasi, karena kista masih ada di bawah 5cm, jadi masih bisa dengan obat. Diresepkan obat Visanne, selama 3 siklus haid. Efek yang dihasilkan dari obat tersebut sungguh luar biasa. Fisik dan mental. Kepala sering pusing, badan gampang lelah, rambut rontok parah, lalu sering flek berkepanjangan. Secara mental, moodswing luar biasa, sering marah karena hal sepele, sering nangis tiba2, kadang juga bisa happy banget.

Setelah 3 bulan dan obat habis, tiba waktu kontrol ke dokter. Kali ini hasil cukup menggembirakan, kista mengecil jadi 2,5cm. Tapi, masih harus terapi lagi. Ditambahkan resep Visanne lagi selama 3x siklus haid, jadi total pengobatan kista ini ada 6 bulan.

Nah, setelah terapi tahap 2 selesai, waktu itu aku merasakan sakit pada perut kanan bawah. Sempat curiga ada radang usus buntu, dan akhirnya coba periksa ke dokter spesialis penyakit dalam dahulu. Ternyata, setelah dicek, kista  membesar lagi menjadi 3cm lagi. Sedihnya bukan main.

Akhirnya kami mencoba dokter lain, di RS Telogorejo Semarang juga, yaitu dr. Fadjar Siswanto, Spog, K.Fer.  Menurut saya, beliau sangat sangat teliti. Dan memang ditemukan kista saya sebesar 3cm lagi, dan dokter memutuskan untuk program hamil berbarengan dengan pengobatan kista. Karena asumsinya, endometriosis ini akan hilang apabila hamil. 

Nah, karena kami baru saja menjalani program hamil, hasilnya masih belum kelihatan. Mohon doanya saja semoga berhasil dan cocok dengan metode pengobatan beliau ya! Sampai ketemu di cerita TTC berikutnya.

Xoxo,

IWP

Comments

Popular posts from this blog

Photo Facial at ZAP Clinic